PKL Mahasiswa FT-IKTL: Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana
Laporan: Karolus Banda Larantukan
IKTL, Larantuka – Suasana Kampus II Gedung Saint Carlo Acutis di Desa Tiwatobi, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, pada Sabtu, (25/07/2026) tampak berbeda dari biasanya. Mahasiswa Fakultas Teknologi (FT), Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) berkumpul untuk mengikuti kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sebuah momentum penting yang menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WITA ini menjadi ruang persiapan bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke berbagai lokasi PKL. Kegiatan ini mengusung tema: “Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana”. Harapannya adalah mahasiswa, peserta PKL mampu mengejawantahkan teori yang didapat di ruang kelas sebagai kompetensinya di lingkungan kerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknologi, IKTL, Dr. Dati Nawastuti, M.Sc. Dalam sapaan pembukaan, beliau menegaskan tentang pentingnya pembekalan sebagai langkah awal membangun kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan di lapangan. Dalam sambutannya, Dati Nawastuti menyampaikan bahwa PKL bukan sekadar agenda akademik yang harus dijalani mahasiswa untuk memenuhi kurikulum. Lebih dari itu, PKL merupakan kesempatan berharga untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik nyata di lingkungan kerja.
“Kesempatan PKL ini adalah ruang belajar yang sesungguhnya. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu dengan baik untuk menimba pengalaman, memperluas wawasan, serta mengembangkan kompetensi yang telah dipelajari selama perkuliahan,” ujarnya.
Semangat yang sama juga disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Marianus Ada Lein, S.Pi., M.Si. Dalam laporan kepanitiaannya, ia menjelaskan bahwa peserta PKL tahun ini berasal dari Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Kegiatan PKL akan berlangsung selama 45 hari kerja, terhitung mulai tanggal 27 Juli 2026 hingga 14 September 2026. Mahasiswa akan ditempatkan pada berbagai lokasi PKL yang tersebar di perusahaan dan industri, instansi pemerintah, desa, serta komunitas masyarakat. Keberagaman lokasi tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang kaya dan kontekstual bagi setiap peserta.
Menurut Marianus, keberhasilan PKL tidak hanya diukur dari kemampuan teknis yang dimiliki mahasiswa, tetapi juga dari kemampuan mereka beradaptasi dan membangun relasi yang baik dengan lingkungan kerja.
“Kami berharap seluruh peserta mampu berinteraksi secara positif dengan lingkungan tempat mereka ditempatkan. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai budaya kerja menjadi bagian penting dari proses pembelajaran selama PKL,” tuturnya.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pembekalan umum yang dibawakan oleh Karolus Banda Larantukan, S.Fil., M.Hum. Mengangkat tema Etika Kerja, Manajemen Waktu, dan Personalitas. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai sikap dan karakter yang dibutuhkan mahasiswa saat memasuki dunia kerja.
Dalam paparannya, Karolus menekankan bahwa kompetensi akademik perlu ditopang oleh kemampuan interpersonal yang baik. Menurutnya, interaksi yang sehat, komunikasi yang efektif, serta manajemen waktu yang terukur dan terarah merupakan modal utama yang akan membantu seseorang berkembang dalam lingkungan kerja.
“Keberhasilan seseorang di tempat kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh cara ia berinteraksi, berkomunikasi, dan mengelola waktu secara bertanggung jawab,” ungkapnya.

Usai pembekalan umum, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan khusus dari masing-masing program studi. Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan memberikan arahan teknis sesuai bidang keilmuan masing-masing, sehingga mahasiswa memperoleh bekal yang lebih spesifik sebelum memasuki lokasi PKL.
Rangkaian kegiatan pembekalan ditutup pada sore hari dengan kehadiran pimpinan dekanat Fakultas Teknologi IKTL, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, para dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknologi. Pada kesempatan penutupan, Dekan Fakultas Teknologi IKTL kembali memberikan pesan yang sarat makna kepada seluruh peserta.
“Selamat menjalankan PKL dengan bekal yang telah diberikan. Jagalah selalu nama baik Anda sendiri, Program Studi Anda, Fakultas Anda, dan juga nama baik Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka,” pesannya
Pesan tersebut menjadi peneguhan bahwa PKL bukan hanya tentang belajar dan bekerja, tetapi juga tentang membawa identitas serta nilai-nilai institusi ke tengah masyarakat dan dunia profesional.
Akhirnya, kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan Fakultas Teknologi IKTL ditutup secara resmi. Momentum kebersamaan itu menjadi simbol kesiapan para mahasiswa untuk melangkah keluar dari ruang kelas, mengasah kompetensi, serta menghadirkan dampak nyata bagi Lewotana melalui karya dan pengabdian mereka.
Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, etika, dan semangat belajar yang telah ditanamkan selama pembekalan, para mahasiswa Fakultas Teknologi, IKTL kini bersiap menjalani pengalaman lapangan yang tidak hanya memperkaya diri mereka, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Sebab, dari kompetensi yang terus diasah akan lahir karya-karya yang berdampak, dan dari pengalaman lapangan akan tumbuh generasi muda yang siap membangun Lewotana dengan ilmu, karakter, dan dedikasi.*(editor: HBW)

