Rektor IKTL Secara Resmi Melepas 13 Mahasiswa KKNT GENTASKIN IKTL
IKTL, Larantuka – Setelah melalui sejumlah rangkaian tahap persiapan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Tematik Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem (KKNT GENTASKIN), akhirnya pada hari Rabu (08/07/2026) 13 mahasiswa yang mengikuti program tersebut, dilepas secara resmi oleh Rektor Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL), Dr. Imelda Oliva Wissang, M.Pd. Kegiatan pelepasan tersebut bertempat di Kampus 1 IKTL. Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut diantaranya: Wakil Rektor I, Rikardus Pande, S.Pd., M.Hum; Kepala LPPM, Brigita Elisabet KR. Uran, S.E., M.M; Sekretaris LPPM, Bartoldus Sora Leba, S.S., M.Hum; Wakil Dekan I, Pilipus Wai Lawet, M.Pd; Wakil Dekan II, Mudmainna, S.E., M.Si bersama Ketua Program Studi lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; dan Dekan Fakultas Teknologi sekaligus dosen pendamping lapangan, Dr. Dati Nawastuti, M.Sc bersama Ketua Program Studi lingkup Fakultas Teknologi; serta Roberta Uron Hurit, S.Si., M.Hum selaku dosen pendamping lapangan.
Mahasiswa yang dilepas untuk mengikuti program tersebut merupakan mahasiswa terpilih dari masing-masing program studi. Mahasiswa dari Prodi Teknologi Hasil Perikanan sebanyak 3 orang yakni Andreas Kopong, Yonista Bunga Ritan, dan Yosep Batista Ledan Koten. Prodi Teknik Informatika terdiri dari 3 mahasiswa, diantaranya Tiara Sofi Makanoneng, Theresia Naduk, dan Maria Nopi Weking. Prodi Pendidikan Matematika mengutus 1 mahasiswa yakni Daniel Teti Rera. Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Ekonomi maing-masing mengutus 1 mahasiswa yakni Klarisa Angelia Solot Sanga, Florentinus Sofian C. Tukan dan Gabriela Yosefa Soja Koten. Sementara itu, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi terdiri mengutus 3 mahasiswa diantaranya Aditya Risky Jewani, Maria Sabu Moron dan Benedikta Skolastika Arni.
Pada acara pelepasan, Ketua LPPM sangat mengharapkan agar para peserta mampu memainkan peran dan tanggung jawab secara baik demi menjawabi tujuan utama dari program KKNT GENTASKIN tersebut. Harapan yang sama juga disampaikan oleh Rektor IKTL. Rektor menandaskan bahwa mahasiswa harus memberi dampak nyata sesuai dengan tema KKN GENTASKIN yakni Program Mahasiswa Berdampak “KKN Tematik GENTASKIN Batch 2.

Rektor lebih lanjut, menandaskan agar masing-masing mahasiswa mampu memanfaatkan momentum ini untuk penguatkan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa; meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan pembangunan dan tantangan lokal/nasional; menghasilkan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan; dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sesuai dengan tujuan dari program ini.
Perlu diketahui bahwa Program Mahasiswa Berdampak “KKN Tematik GENTASKIN Batch 2” tahun 2026 dilaksanakan dalam bentuk KKN Tematik Kolaboratif berbasis proyek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program ini dirancang untuk menghasilkan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan pada isu penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di desa sasaran. Bentuk kegiatan KKNT ini menekankan pada pendekatan partisipatif. Di mana mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai fasilitator, pendamping, dan agen perubahan yang bekerja bersama masyarakat desa, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lokal.
Selamat menjalankan program ini dan semoga ke-13 mahasiswa IKTL tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sasaran.*(HBW)

