13 Mahasiswa IKTL Ikuti Bimtek KKNT GENTASKIN Secara Daring yang Diselenggarakan oleh LLDIKTI XV
IKTL, Larantuka – Sebanyak 13 mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) mengikuti Bimbingan Teknis Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem (GENTASKIN) secara daring pada Senin-Rabu (22-24/06/2026). Kegiatan ini bertempat di Auditorium IKTL. Mahasiswa yang menjadi peserta Bimtek tersebut merupakan mahasiswa terpilih dari masing-masing program studi. Mahasiswa dari Prodi Teknologi Hasil Perikanan sebanyak 3 orang yakni Andreas Kopong, Yonista Bunga Ritan, dan Yosep Batista Ledan Koten. Prodi Teknik Informatika terdiri dari 3 mahasiswa, diantaranya Tiara Sofi Makanoneng, Theresia Naduk, dan Maria Nopi Weking. Dari Prodi Pendidikan Matematika diutus 1 mahasiswa yakni Daniel Teti Rera. Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Ekonomi maing-masing mengutus 1 mahasiswa yakni Klarisa Angelia Solot Sanga, Florentinus Sofian C. Tukan dan Gabriela Yosefa Soja Koten. Sementara itu, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi terdiri dari 3 mahasiswa diantaranya Aditya Risky Jewani, Maria Sabu Moron dan Benedikta Skolastika Arni.

Program Mahasiswa Berdampak adalah inisiatif Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdiktisaintek yang bertujuan mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat melalui pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Program ini menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dengan mengintegrasikan kegiatan tridarma perguruan tinggi terutama pendidikan dan pengabdian kepada masyaraka ke dalam aktivitas yang berdampak langsung, seperti KKN tematik, proyek sosial, kewirausahaan sosial, inovasi teknologi tepat guna, serta program pemberdayaan masyarakat.
Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik GENTASKIN Batch 2 merupakan inisiatif strategis LLDIKTI Wilayah XV bersama perguruan tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Penurunan Stunting dan percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Tema utama KKNT GENTASKIN 2026 yakni Program Mahasiswa Berdampak “KKN Tematik GENTASKIN Batch 2”.
Program Mahasiswa Berdampak ini bertujuan untuk: menguatkan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa; meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan pembangunan dan tantangan lokal/nasional; menghasilkan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan; dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Sasaran program ini adalah masyarakat desa dengan prevalensi stunting tinggi dan tingkat kemiskinan ekstrem di NTT (sesuai data Stunting dan KE Provinsi NTT). Jumlah desa sasaran sebanyak 135-200 desa (menyesuaikan dengan usulan Perguruan Tinggi).
Program Mahasiswa Berdampak “KKN Tematik GENTASKIN Batch 2” tahun 2026 dilaksanakan dalam bentuk KKN Tematik Kolaboratif berbasis proyek sosial dan pemberdayaan masyarakat, yang dirancang untuk menghasilkan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan pada isu penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di desa sasaran. Bentuk kegiatan KKNT ini menekankan pada pendekatan partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai fasilitator, pendamping, dan agen perubahan yang bekerja bersama masyarakat desa, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lokal.

Semoga ke-13 mahasiswa IKTL yang terlibat dalam program ini mampu menjawabi tujuan dari program ini dan sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat sasaran. Selamat berkolaborasi dan berkontribusi demi diri sendiri dan masyarakat luas.*(HBW)

