Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Laksanakan PKM-M di Desa Kolimasang, Kec. Adonara
IKTL, Larantuka – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka dengan bangga melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) selama 3 hari yakni pada Jumat-Minggu (14-16/11/2025) di Desa Kolimasang, Kecamatan Adonara. PKM-M tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplemetasikan kreativitas, inovasi, dan pengabdian nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu bahasa Inggris yang telah dipelajari, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan sosial di Desa Kolimasang, Adonara.
Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial yang dilaksanakan secara langsung di SMP Panca Marga dan Balai Desa setempat. Aksi kepedulian ini menjadi bentuk nyata dari jiwa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dan kearifan lokal desa.
Hari kedua diwarnai dengan program “English Goes to School” yang berlokasi di SMAN 1 Adonara. Di sini, mahasiswa mengajak siswa dan guru untuk aktif berinteraksi dalam pembelajaran bahasa Inggris yang kreatif dan menyenangkan, membangun atmosfer belajar yang lebih hidup dan inspiratif.


Puncak kegiatan diisi dengan pentas seni yang dilaksanakan di pelataran SMP Panca Marga, diikuti oleh partisipasi aktif dari berbagai lembaga sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA. Pentas seni ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi kreativitas mahasiswa dan siswa, tetapi juga media pengikat tali persaudaraan antara kampus, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan makan bersama warga dan para partisipan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas keberhasilan program.

Melalui PKM-M ini, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu akademik, tetapi juga belajar memahami dinamika sosial serta pentingnya kerjasama dalam membangun komunitas yang lebih baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa kampus dan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan bahasa Inggris di Desa Kolimasang.* (editor: HBW)

