IKTL Rayakan 16 Tahun Kiprahnya di Dunia Pendidikan Tinggi
IKTL, Larantuka – Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL), pada Kamis (11/09/2025) merayakan Dies Natalis ke-16 yang dikemas dalam acara syukuran yang penuh makna. Perayaan syukur tersebut bertempat di Kampus 1 Waibalun dan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan yang merupakan mitra IKTL, diantaranya Bank NTT, BRI, BNI, BPS, Dinas Perpustakaan Daerah Flores Timur, dan KPPN Flores Timur.
Syukuran Dies Natalis tahun ini mengusung tema: Jejak Langkah IKTL: Menuju Generasi Emas 2045 Berbasis Budaya Lokal. Demi memperdalam tema tersebut, maka syukuran ini dikemas dalam bentuk Kuliah Umum yang mengahadirkan narasumber utama yakni Ir. Antonius Doni Dihen, Bupati Flores Timur.

Rektor IKTL, Dr. Imelda Oliva Wissang, M.Pd dalam sambutannya menekankan tentang arah perjalanan IKTL menuju generasi emas 2025 yang berbasis budaya lokal.
“Pada kesempatan bahagia ini, saya ingin menggambarkan bahwa sesuai dengan Milestone IKTL Periode 2024-2028, saat ini IKTL telah menjadi kampus pembelajaran berdampak dengan gebrakan selain menjadi pusat akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial, ekonomi melalui inovasi, riset, pengabdian yang relevan dan berkelanjutan untuk masyarakat. Seperti pada 3 tahun terakhir, kami tetap pada komitmen gempur stunting yang menjadi program primadona mengikuti program kabupaten dan bermitra dalam gerakan ini pada beberapa titik wilayah di Kabupaten Flores Timur,” tandas Rektor IKTL.

Lebih lanjut, Imelda menekankan komitmen IKTL untuk terus peduli pada pendidikan dan budaya Lamaholot yang selaras dengan program pemerintah Flores Timur saat ini.
“Kami juga berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam pengajaran berbasis kearifan lokal dengan gebrakan terbaru dalam program loncatan “IKTL Mengajar”. Ini bakti kami bagi Lewotana, khususnya sesuai kondisi terkini, bakti kami untuk anak-anak HUNTARA. Ini rupanya sebagai kado bakti Dies Natalis ke-16, setelah tahun kemarin kami dengan percaya diri dalam keterbatasan mengembangkan komitmen bela rasa, peduli kasih untuk berbagi dengan mahasiswa kami yang terdampak erupsi Ile Lewotobi laki-laki dengan membebaskan UKT mereka. Barangkali program loncatan “IKTL Mengajar” ini menjadi mitra kolaborasi dengan program lompat jauh Future School yang sudah dikembangkan di beberapa sekolah rintisan, semoga menjadi harapan yang pasti terjawab,” ungkap Imelda.
Acara Dies Natalis setelah dibuka oleh Rektor IKTL, dilanjutkan dengan Kuliah Umum bagi seluruh peserta yang hadir. Doni Dihen pada kesempatan Kuliah Umum tersebut, membawakan materi dengan topik: Menyongsong Generasi Emas 2045.
Dalam materinya, Bupati Flores Timur menekankan bahwa untuk dapat menggapai generasi emas 2045, ada 6 pilar yang harus dimiliki yakni kesehatan dan gizi; pendidikan; ekonomi dan kemandirian; IPTEK dan inovasi; karakter dan budaya; serta agama dan spiritualitas.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa generasi emas itu harus produktif dan mampu berinovasi. Oleh karena itu, sejak dini generasi muda harus digembleng untuk dapat memiliki sikap mental produktif (rajin, kerja keras, disiplin dan achievement-oriented); empirically productive; dan mental inovatif, updated dan applying teknologi baru.
Anton Doni dalam paparan materinya juga menekankan akan nilai luhur budaya Lamaholot yang menjadi pedoman bagi kehidupan generasi muda Flores Timur dewasa ini. Penting dan mendesak agar nilai-nilai kelamaholotan tersebut tidak hanya sekedar hiasan kata-kata belaka melainkan harus dijiwai dan diimplementasikan dalam kehidupan harian. Nilai-nilai tersebut misalnya, gemohin, gelekat, epu rebun, keloho/kebenaran, soga naran lewotana, dan ago pake lewotana.

Pemaparan materi dalam Kuliah Umum tersebut menjadi puncak acara syukuran Dies Natalis kali ini. Semoga IKTL terus berproses dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya pintar dari segi akademik saja tetapi juga dari sisi kepribadian dan karekater. Selamat Ulang Tahun IKTL yang ke-16.* (HBW)

