Prodi Pendidikan Matematika IKTL Tuntas Laksanakan MAKRAB: Mewujudkan Generasi Unggul Matematika Kreatif Inovatif dan Berkarakter untuk Indonesia Maju
IKTL, Larantuka – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka melaksanakan kegiatan Masa Bina Akrab (MAKRAB) tahun akademik 2026/2027 bagi mahasiswa baru dengan tema “Mewujudkan Generasi Unggul Matematika Kreatif Inovatif dan Berkarakter Untuk Indonesia Maju”.
Kegiatan yang rutin diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika ini bertujuan untuk mengakrabkan, menumbuhkan dan meningkatkan pengetahuan mengenal secara baik Program Studi Pendidikan Matematika bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari (11-12/09/2026).

Kegiatan MAKRAB hari pertama (11/09/2026) bertempat di kampus IKTL dan diisi dengan sejumlah materi yang berkaitan dengan pengenalan kehidupan Program Studi Pendidikan Matematika. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Lusia Bince Kumanireng, M. Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa kegiatan MAKRAB ini merupakan kesempatan yang bermakna bagi mahasiswa baru.
“Kegiatan MAKRAB adalah tahap awal yang dilaksanakan sebelum proses perkuliahan. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa baru untuk lebih mengenal Program Studi Pendidikan Matematika, serta dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap program studi. Pesan saya, mari isi kegiatan MAKRAB ini dengan hal-hal menyenangkan”, ungkap Lusia Bince.
Setelah kegiatan MAKRAB di buka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, selanjutnya pemaparan materi pertama yang disampaikan oleh dosen pendamping Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Bernadus Bin Frans Resi, M. Pd dengan judul materi “Berpikir Kreatif dan Inovatif dalam Matematika: dari Rumus ke Solusi Nyata”.
Dalam penyampaiannya, Bernardus memaparkan bahwa matematika bukan sekadar deretan rumus yang abstrak dan sulit dipahami, melainkan sebuah alat berpikir yang kuat untuk memecahkan masalah kehidupan nyata. Beliau menjelaskan bahwa dengan pendekatan kreatif dan inovatif, setiap rumus matematika dapat diterjemahkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Bahwa kemampuan kita bukan hanya menghitung, tetapi berani bertanya, berimajinasi, dan menemukan jalan keluar yang cerdas dari setiap permasalahan yang ada di sekitar kita.
Setelah penyampaian materi oleh dosen pendampimg HMPS Pendidikan Matematika, selanjutnya selingan acara yang dibawakan oleh peserta MAKRAB, kelompok yang akan memandu dalam ice breaking.
Materi kedua disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi, Lusia Bince Kumanireng, M. Pd dengan materi tentang “Pengenalan Program Studi Pendidikan Matematika”, mulai dari visi dan misi prodi hingga pada aktivitas pembelajaran tingkat prodi.
Selanjutnya pemaparan materi ketiga oleh Mahasiswa semester 7, Helena Anjelina Lamawuran dengan materi “Berkarakter sebagai calon Pendidikan Matematika: Integritas, Disiplin, dan Jiwa Pengabdi. Helena memaparkan bahwa ilmu matematika yang tinggi tidak akan bermakna tanpa karakter yang mulia.
“Integritas berarti teguh pada kebenaran, tidak berkompromi dengan ketidakjujuran dalam proses belajar mengajar. Disiplin adalah komitmen untuk konsisten, teratur, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban. Sedangkan jiwa pengabdian adalah semangat tulus untuk melayani dan mendedikasikan diri demi kemajuan orang lain, tanpa mementingkan diri sendiri. Ketiga pilar karakter inilah yang akan membedakan seorang guru matematika yang sekadar mengajar, dengan seorang pendidik yang benar-benar menginspirasi dan mengubah kehidupan orang lain,” terang Helena.
Selanjutnya pemaparan materi oleh ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Maria Herlina Paja Hewen dengan materi “Pengenalan Organisasi Intra Kampus HMPS Pendidikan Matematika”. Maria memaparkan tentang awal mula dibentuknya HMPS Pendidikan Matematika serta kegiatan-kegitan yang telah dilaksanakan oleh HMPS Pendidikan Matematika. Maria juga mengungkapkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika diwajibkan untuk menjadi anggota HMPS dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Ketika kalian menjadi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, maka wajib menjadi anggota HMPS Pendidikan Matematika dan harus terlibat aktif dalam segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan, karena HMPS Pendidikan Matematika merupakan wadah untuk mengembangkan wawasan dan membudayakan pembelajaran pendidikan matematika serta pengaplikasian dalam kehidupan masyarakat”, ungkap Maria.
Kegiatan MAKRAB di hari kedua (12/09/2026) dilaksanakan di Pantai Lewolere yang terletak di wilayah Desa Lewolere. Hari kedua ini diisi dengan rangkaian kegiatan Bina Akrab. Kegiatan ini bertujuan membangun relasi dan menjalin keakraban di antara mahasiswa. Berbagai macam game dilaksanakan untuk menguji kekompakan, keakraban dan penalaran mahasiswa.

Kegiatan MAKRAB ini pada akhirnya ditutup secara resmi oleh dosen Pendamping Himpunan, Bernadus Bin Frans Resi, M. Pd. Dalam sambutan penutupnya, Bernadus memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah berperan penuh sehingga kegiatan MAKRAB terlaksana dengan baik dan lancar. Bernadus juga mengucapkan proficiat dan selamat bergabung kepada mahasiswa baru karena telah memilih Program Studi Pendidikan Matematika.* (editor: HBW)

