Berita

Gubernur NTT Melakukan Kunjungan Kerja ke Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL)

Spread the love

IKTL, Larantuka – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat pada hari Sabtu (9/4/2022) melakukan kunjungan kerja ke kampus Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Agenda utama dalam lawatannya tersebut adalah meresmikan gedung perkuliahan (gedung baru) IKTL.

Kedatangan gubernur disambut semarak oleh civitas akademika IKTL dengan seremonial sapaan adat oleh tokoh adat Waibalun dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta pengalungan selempang. Acara selanjutnya, gubernur bersama rombongan diarak dengan tarian menuju pelataran utama kampus IKTL. Gubernur dalam kunjungan tersebut didampingi oleh Bupati Flores Timur, Antonius G. Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur Agustinus P. Boli serta Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Penjemputan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat didampingi Bupati Flores Timur, Antonius Hadjon di Gerbang menuju IKTL
Rombongan Gubernur NTT diarak dengan tarian menuju pelataran utama kampus IKTL


Acara selanjutnya diisi dengan sambutan-sambutan. Rektor IKTL, Krostoforus Ado Aran dalam sambutannya mengungkapkan kebahagiaan atas kunuungan perdana Gubernur NTT ke kampus IKTL.

“Kami berbangga dan sangat bersyukur karena Gubernur Nusa Tenggara Timur berkesempatan hadir di tengah-tengah kami dalam peresmian gedung baru IKTL. Ini adalah kerinduan kami selama ini untuk bertatap muka secara langsung dengan Bapak Gubernur NTT dan ingin mendengar visi mis dan ingin mendengar pikiran-pikiran yang konstruktif demi mengubah wajah NTT” ungkap Kristoforus dalam sambutan awalnya.

Kristoforus dalam sambutannya juga menggambarkan tentang komitmen IKTL sebagai sebuah lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Flores Timur.

“Kami sungguh berkomitmen agar lembaga kami dapat bersaing secara nasional dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di Indonesia. Kami mempunyai mimpi agar orang NTT tidak harus menikmati pendidikan di Pulau Jawa tetapi bisa menikmati pendidikan tinggi di bumi lamaholot ini. Oleh sebab itu, kami sedang berusaha untuk memperbaiki segala hal baik dari sisi fasilitas dan SDM guna meningkatkan kualitas lembaga pendidikan kami”, lanjut Rektor IKTL.

Sambutan selanjutnya diberikan kepada Bupati Flores Timur, Antonius G. Hadjon. Bupati Flores Timur dalam sambutannya mengungkapkan peran serta Pemerintah Flores Timur dalam mendukung IKTL.

“Ketika berkesempatan hadir di lembaga ini, saya selalu membangun motivasi dan berusaha agar anak-anak di sini bisa menerima pikiran-pikiran untuk bagaimana membangun diri, membangun hidup dan menyiapkan hidup. Oleh sebab itu, ini tahun keempat, kami memberikan bantuan biaya pendidikan bagi semua mahasiswa yang ada di IKTL dan STP. Besarannya tidak seberapa, hanya 5 juta per tahun per mahasiswa”, ungkap Anton Hadjon.

Sambutan terakhir diberikan kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Dalam sambutannya, Gubernur NTT menekankan tentang peran serta lembaga pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas.

“Semua manusia memiliki standar yang sama menjadi manusia yang cerdas tergantung gurunya punya pola dan konsep dalam pengajarannya benar atau tidak. Oleh sebab itu dalam dunia pendidikan, kita tidak bisa katakan anak bodoh karena tidak ada anak yang bodoh. Sayang sekali di negara ini, kita sedang menghilangkan ilmu pedagogi. Pada hal dengan ilmu itu, kita mampu mentransfer knowledge di kepala kita, yang abstrak itu untuk kita mengirimkan secara konkrit kepada anak didik kita. Pesan akan disampaikan dengan baik kepada anak didik, bila orang mengerti pedagogi. Saya berulang kali sampaikan ke Menteri Pendidikan, kalau mau membangun guru bukan membangun orang pintar saja tapi bangun juga yang mampu mentransfer knowledge yang secara imajinatif itu mampu ditransferkan secara konkrit kepada anak didik supaya mereka mengerti”, tandasnya.

Viktor Laiskodat juga menekankan soal sistem perkuliahan di sebuah lembaga pendidikan. Baginya, pentransferan knowledge tersebut tidak hanya semuanya dilaksanakan di dalam ruang kelas.

“Saya minta pendidikan ini tidak boleh latar belakang dia di dalam ruangan semata. Satu tahun dalam ruangan, selebihnya ngajar apapun di luar ruangan. Lembaga pendidikan adalah sebuah lembaga input yang nanti pengikutnya menjadi manusia-manusia output yang menghadirkan surga di muka dunia ini”, ungkap beliau.

Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung Perkuliahan IKTL oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat
Penandatanganan MoU antara YAPERTHEL dengan Bank NTT oleh Ketua Pengurus Yayasan, Sr. Sisil, CIJ dan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho


Kunjungan kerja Gubernur NTT tersebut juga diisi dengan penandatanganan prasasti peresmina gedung IKTL dan penandatanganan MoU antara Yayasan Perguruan Tinggi Henricus Leven dengan Bank NTT. Acara selanjutnya, Gubernur NTT melakukan peninjauan gedung baru IKTL dan selanjutnya rombongan gubernur meninggalkan kampus IKTL untuk melakukan kunjungan kerja ke tempat lainnya. (HBW)