Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Sukses Laksanakan PKM-M di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga
Laporan: Devisi Keminfo Prodi Pendidikan Matematika, IKTL
IKTL, Larantuka – Program Studi Pendidikan Matematika, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) melaksanakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari (21-23/11/2025). PKM-M tersebut mengusung tema SIGMA: Gerakan Numerasi dan Matematika Kontekstual bagi Siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Era Kurikulum Merdeka.
Kegiatan ini diawali dengan acara pelepasan resmi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Irwanius Piter Muaraya, S. Pd., M.M yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian dengan penuh tanggung jawab dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi sekaligus menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Kegiatan PKM-M ini diikuti oleh 28 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika dan dikoordinatori oleh Ketua Panitia, Clara Stefania Riberu dan Sekretaris, Anggelina Salesia Ima Sari. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan diisi dengan berbagai kegiatan. Kedatangan para peserta PKM-M didampingi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Lusia Bince Kumanireng, M. Pd dan disambut hangat oleh Kepala Desa dan masyarakat Desa Waibao. Kegiatan di hari pertama diawali diawali dengan mengikuti latihan koor di Gereja St. Andreas Riangpuho bersama guru dan siswa dari SD Inpres Riangpuho.

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada peningkatan numerasi dan pengenalan teknologi pembelajaran di tiga sekolah berbeda. Di SMP Negeri Satu Atap Riangpuho, para mahasiswa memperkenalkan aplikasi pembelajaran matematika, yaitu Geogebra sebagai sarana untuk memudahkan guru dan siswa memahami konsep-konsep abstrak secara visual dan interaktif. Sementara itu, di SD Inpres Riangpuho, dilakukan pengenalan video pembelajaran matematika yang dirancang menarik dan kontekstual agar siswa lebih mudah memahami materi secara mandiri.
Sementara itu, di SD Negeri Lebao Tanjung, mahasiswa memperkenalkan alat peraga, yaitu ”Papan Multi Fungsi KPK dan FPB” yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami materi matematika secara konkret dan membuat siswa lebih semangat belajar. Setelah kegiatan pembelajaran di kelas selesai mahasiswa meninggalkan modul ajar serta alat peraga untuk sekolah sebagai bahan belajar siswa. Selain itu, di waktu yang sama bertempat di balai Desa Waibao diadakan senam bersama para lansia. Semangat dan antusiasme para lansia menciptakan suasana yang hangat, hidup dan penuh keceriaan. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan di Desa Waibao.

Kegiatan dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan melalui pembersihan Pantai Kwuta bersama Pemerintah Desa Waibao. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi momen kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Selain itu, pada sore hari dilakukan pula penanaman sayur di bedeng Olty Kultura Desa Waibao. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan PKM-M berakhir dengan perayaan ekaristi di Gereja St. Andreas Riangpuho. Mahasiswa terlibat dalam pelayanan ibadah di gereja dengan bergabung dalam paduan suara (koor) dan menjadi petugas liturgi. Keterlibatan ini menjadi bentuk lain dari pengabdian sosial yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya terbatas pada bidang pendidikan dan lingkungan, tetapi juga mencakup sisi spiritual dan kebersamaan.
Sebelum para peserta PKM-M meninggalkan Desa Waibao, terlebih dahulu dilaksanakan acara pelepasan pada pukul 14.00 (23/11/2025). Kepala Desa dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas pelaksanaan PKM-M ini dan berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Waibao. Beliau juga mengharapkan agar kerja sama ini tetap terjalin terus dan kedepannya bisa berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan lainnya.
”Terima kasih atas kehadiran mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Matematika IKTL dalam kegiatan PKM-M di Desa Waibao ini. Semoga kegiatan ini, membawa dampak positif bagi kami masyarakat Waibao dan semoga kedepannya kita tetap menjalin kerja sama dalam kegiatan-kegiatan lainnya. Pesan saya, jadilah mahasiswa IKTL yang dapat membawa banyak perubahan di dunia pendidikan maupun di masyarakat”, ungkap Kepala Desa Waibao.

Dalam acara pelepasan tersebut, Ketua Himpunan Masiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Maria Herlina Paja Hewen mewakili peserta PKM-M mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan terlaksananya PKM-M di Desa Waibao degan baik dan sukses.
”Atas nama Lembaga Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka, Program Studi Pendidikan Matematika, kami menyampaikan banyak terima kasih dan permohonan maaf jika ada perilaku dan tutur kata kami yang kurang berkenan selama tiga hari di Desa Waibao ini. Semoga kerja sama ini akan terus terjalin kedepannya”, ungkap Herlina mengakhiri sambutannya”.* (editor: HBW)

